BELA PRABOWO, WASEKJEN GERINDRA DITEKUK HABIS SEKJEN NASDEM, DITANYA DATA? NGELES!



BELA KRITIKAN PRABOWO, WASEKJEN GERINDRA ANDRE ROSIADE DITEKUK HABIS SEKJEN NASDEM JOHNNY PLATE. SAAT DITANYA DATA NGELES TAK BISA BUKTIKAN. DEBAT TERKAIT PERNYATAAN PRABOWO SOAL ELITE GOBLOK BERMENTAL MALING, TANAH DIKUASAI ASING, INDONESIA BUBAR 2030. POLEMIK KRITIK JELANG PILPRES 2019.

Ucapan Ketum Gerindra Prabowo Subianto terkait elite goblok dan bermental maling menuai polemik. Prabowo didesak mengungkap siapa elite yang dimaksud.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat mengkritik kesenjangan ekonomi di Indonesia. Menurut dia para elite rakus sehingga menyebabkan kesenjangan semakin lebar.

“Jangan-jangan karena elite kita yang goblok atau menurut saya campuran. Sudah serakah, mental maling, hatinya beku, tidak setia pada rakyat. Mereka hanya ingin kaya,” ujar Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3).

Setelah pernyataan tersebut bergulir, kritikan membanjiri Prabowo. Prabowo ditantang mengungkap siapa si elite goblok dan maling versi Prabowo.

“Kalau dia gentleman, tunjuk hidung saja, siapa yang dimaksud elite yang maling itu? Siapa? Kalau nggak berani, tutup mulut saja, mingkem,” cetus Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah, Minggu (1/4).

Parpol-parpol lainnya juga meminta hal serupa kepada Prabowo. Misalnya PPP yang menyebut pernyataan Prabowo membuat gaduh.

“Ketika disebut oknumnya, ayo kita hajar ramai-ramai, atau kita awasi bareng-bareng. Tapi kalo hanya disebut bodoh dan maling itu menyesatkan lah,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/4).

Desakan kepada eks Danjen Kopassus untuk mengungkap elite tersebut juga datang dari ulama. Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga anggota Wantimpres KH Ma’ruf Amin meminta Prabowo menunjuk langsung siapa elite yang dia maksud.

“Elitenya mana? Orangnya mana? Tunjuk saja. Yang bohongi publik mana? Gitu loh,” tegas Ma’ruf Amin di Kompleks Istana Kepresidenan.

Prabowo sempat memberi clue elite yang dimaksud adalah penguasa. Hal tersebut diamini Waketum Gerindra Fadli Zon.

“Kita melihat orang yang mengambil keputusan ya mestinya. Di berbagai bidang, bisa di mana saja. Artinya apa yang menjadi keputusannya ketika dia menduduki posisi itu tidak amanah, tidak sesuai dengan amanah konstitusi,” terang Fadli.

Dalam pidatonya, Prabowo hanya menyebut secara eksplisit elite yang bermental maling dan goblok. Beranikah Prabowo mengungkap blak-blakan nama elite tersebut?

source

Tinggalkan Balasan