GOLKAR PECAH! SEBAGIAN KE PRABOWO SANDI KATA FADEL MUHAMMAD;CAWAPRES JOKOWI MA’RUF AMIN;KOALISI PDIP



Fadel Muhammad: Golkar pecah, besar kemungkinan dukung Prabowo-Sandi

fadel muhammad. ©2018 Merdeka.com/darmadi sasongko

36
SHARES
POLITIK » MALANG | 21 Agustus 2018 19:56
Reporter : Darmadi Sasongko
Merdeka.com – Politikus senior Partai Golkar Fadel Muhammad menilai, partainya tak solid mendukung pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Bahkan, menurut dia, internal Golkar rawan perpecahan akibat tak dipilihnya kader Golkar sebagai Cawapres oleh Jokowi.

BACA JUGA
Diminta pidato usai salat Idul Adha, Sandiaga tolak permintaan warga
Jadi khatib Idul Adha di Yogya, Mahfud MD ajak pilih pemimpin yang baik
Pekan depan, DPRD DKI gelar rapat paripurna pengunduran diri Sandiaga
“Kita lihat bulan depan, (situasinya) agak rawanlah. Akan dibahas di rapat kerja bulan depan,” kata Fadel Muhammad, anggota Dewan Pembina Partai Golkar di sela gladi resik penobatan sebagai Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Selasa (21/8) petang.

Kata Fadel, Partai Golkar memang telah menentukan pilihan pada kubu Joko Widodo. Penentuan itu setelah dalam sekian upaya agar Ketua Umum Golkar dipilih sebagai wakil presiden, pendamping Joko Widodo.

COMMERCIAL BREAK
CLICK TO EXPOSE
BERITA TERKAIT
Pemuda Pancasila minta Polda Riau larang deklarasi #2019gantipresiden
Masuk tim kampanye Pilpres 2019, menteri diminta pintar bagi waktu
Masuk tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin, Sri Mulyani masih fokus tugas Menkeu
“Kita sebenarnya mengharapkan, berusaha agar Partai Golkar yang diambil sebagai Wapres. Kita bikin gerakan besar-besaran ke daerah-daerah yang ongkosnya juga mahal, supaya ketua umum Golkar yang diambil, tetapi tidak ternyata,” katanya.

“Kita, Partai Golkar kecewa. Saya sebagai Dewan Pembina sangat kecewa, kok bukan Golkar yang diambil. Selama ini kita di parlemen itu mati-matian bela Jokowi, bahkan kita lebih membela dari PDIP. Saya bisa berani bantah bantahan, kita kecewa,” sambungnya.

Sejak awal, Partai Golkar dengan segala dinamikanya mendukung pemerintahan Joko Widodo Jusuf Kalla. Namun memasuki periode kedua, justru Golkar tidak lagi dipilih sebagai Wakil presiden.

“Jadi kita bilang sama Jokowi, ya sudahlah kalau mau ambil Ma’ruf silakan, tapi Golkar sekarang jadi pecah,” tegasnya.

Tidak dipilihnya Airlangga, kata Fadel, juga tidak lepas dari peran ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang saat itu ingin sekali menjadi pendamping Joko Widodo.

“Saya dengar dari partai lain juga, Muhaimin Iskandar yang pingin. Pak Kiai dan Muhaimin ini membuat suasana menjadi lain. Ma’ruf Amin sekarang (yang dipilih), Mahfud juga terbawa-bawa,” katanya.

Kata Fadel, besar kemungkinan beberapa kader Partai Golkar akan mendukung pasangan lain, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Karena itu, kondisi seperti di atas perlu dibahas di internal partai.
“Belum tahu, besar (kemungkian) apalagi Sandiaga Uno orang Gorontalo,” pungkasnya.
Baca juga:
LSI Denny JA: Sandiaga Uno ‘dongkrak’ elektabilitas Prabowo
Sekjen PDIP: Di koalisi kami tak ada jenderal kardus dan mahar Rp 1 T
Sandiaga makin optimis meski kalah jauh dari Jokowi di survei LSI Denny JA
Sandiaga ajak Gatot Nurmantyo gabung Tim Pemenangan Prabowo
Aksi Jokowi di pembukaan Asian Games jadi kekuatan gaet pemilih milenial
KPU: Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf penuhi syarat maju Pilpres 2019
PKS minta menteri Jokowi fokus kerja, bukan jadi Timses di Pilpres 2019
(mdk/rnd)

TOPIK TERKAIT
Pilpres 2019
Partai Golkar
Fadel Muhamma

Fakta Unik di Balik ‘WIRO SABLENG 212’

RekomendasiKomentar

PILPRES 2019
Sandiaga makin optimis meski kalah jauh dari Jokowi di survei LSI Denny JA
POLITIK
Sandiaga ajak Gatot Nurmantyo gabung Tim Pemenangan Prabow
POLITIK
Aksi Jokowi di pembukaan Asian Games jadi kekuatan gaet pemilih milenial
POLITIK
KPU: Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf penuhi syarat maju Pilpres 2019

POLITIK
PKS minta menteri Jokowi fokus kerja, bukan jadi Timses di Pilpres 201
Baca Selanjutny
LSI Denny JA: Sandiaga Uno ‘dongkrak’ elektabilitas Prabowo
Survei LSI

source

Tinggalkan Balasan