ICAL TAK MASUK TIMSES JOKOWI;PRABOWO SANDI AMBIL KESEMPATAN?;BAKRIE PETINGGI GOLKAR;KOALISI JOKOWI;



Ical tak masuk Timses Jokowi, koalisi Prabowo berminat dekati?

sandiaga dan aburizal bakrie wefie bareng puan. ©2018 Merdeka.com/istimewa

POLITIK | 27 September 2018 16:16
Reporter : Sania Mashabi
Merdeka.com – Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical) memiliki kedekatan dengan Cawapres Sandiaga Uno. Hal itu yang diduga menjadi keputusan DPP Golkar tak masukkan Ical ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid ogah berspekulasi soal Ical tak masuk Timses Jokowi-Ma’ruf. Pendukung Prabowo-Sandiaga ini mengatakan, Jokowi-Ma’ruf paling berhak menyusun struktur timsesnya.
“Pada hakikatnya setiap kandidat punya hak untuk menjadikan siapapun menjadi timses. saya jadi tidak tahu apakah Pak ARB (Aburizal Bakrie) berkenan jadi timses, saya tidak punya informasi tentang itu,” ungkap Hidayat saat dihubungi merdeka.com, Kamis (27/9).
Ical bukan orang baru di koalisi Prabowo-Sandiaga. Saat Pilpres 2014, Ical membawa Golkar mendukung Prabowo-Hatta. Pada Pilgub DKI 2017, Ical hadir bersama petinggi koalisi Gerindra dan PKS merayakan kemanangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno

Meski Ical tidak masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Hidayat enggan berharap mantan Menkokesra era SBY akan mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Dia menyerahkan sepenuhnya pada keputusan Prabowo-Sandi.
“Kalau itu kalau kaitannya dengan kandidat itu terpulang pada Pak Parbowo dan Pak Sandi,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) tak masuk struktur Timses Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Diduga, karena Ical terlalu dekat dengan kubu yakni CawapresSandiaga Uno.
Hal itu diungkap oleh Anggota Dewan Pembina Golkar Fadel Muhammad.
“Ya, ya mungkin saja karena dekat sekali (dengan Sandiaga),” kata Fadel saat dihubungi merdeka.com, Kamis (27/9).

Fadel pun pernah menanyakan hal itu kepada Ical. Namun, Ical hanya menjawab dengan santai.

“Kenapa enggak masuk? Tapi ARB (Aburizal Bakrie) bilang dia mau fokus di pileg,” ungkap Fadel saat dihubungi merdeka.com, Kamis (27/9).

DPP Golkar lebih memilih Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tanjung untuk masuk ke Timses. Kedua senior Golkar itu didaulat menjadi ketua dewan pengarah dan anggota dewan pengarah di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Sebelumnya, DPP Golkar belum memberikan klarifikasi terkait hal ini. Ketum Golkar Airlangga Hartarto menolak diwawancara saat ditemui di DPP Golkar, Rabu (26/9). Airlangga hanya menggelar konferensi pers membantah keterlibatan dalam suap PLTU Riau-1.

Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily menolak menjelaskan alasan Ical tak masuk TKN Jokowi-Ma’ruf.

“Itu bisa tanyakan ke ketum (Airlangga Hartarto),” kata Ace.

Sandiaga juga mengakui memiliki kedekatan dengan Ical. Namun bukan sebagai politisi, tetapi sesama pengusaha.

“(Komunikasi) Sangat lancar karena dengan beliau komunikasinya bukan sebagai ketua Dewan Pembina Golkar, tapi beliau mantan ketua umum Hipmi dan saya juga Ketum Hipmi. Beliau mantan Ketum Kadin dan saya juga, beliau juga pernah jadi menko perekonomian (Sandi jadi Kadin),” kata Sandiaga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/9).

Sandiaga juga mengakui banyak meminta nasihat kepada Ical. Meskipun, saat ini Golkar memilih mendukung Jokowi-Ma’ruf, lawan dari Sandiaga Uno. Sandi mengakui pengalaman Ical di bidang ekonomi.
“Saya minta banyak masukan soal penciptaan lapangan kerja. Karena beliau mengalami turbulensi ekonomi,” tutur Sandi yang mantan politikus Gerindra itu.
Sandiaga juga ogah mengajak Ical masuk Timses. Dia tak mau membajak kader partai lawan untuk masuk dan bergabung memenangkannya.

“Saya bukan orang seperti itu,” kata Sandi lagi.
Baca juga:
Majelis etik panggil dua caleg Golkar pendukung Prabowo
Tak masuk Timses Jokowi-Ma’ruf, ini jawaban Aburizal Bakrie
Senior Golkar duga Ical tak masuk Timses Jokowi karena dekat dengan Sandiaga
Dni Saragih ungkap bersama Airlangga bahas PLTU Riau-1
Fadli Zon: Go P

source

Tinggalkan Balasan